JURNAL ILMIAH AGRI PEAT FAPERTA UNPAR


Zulkifli dkk Respon Kedelai

RESPON KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN FORMULASI UNSUR MIKRO DAN NITROGEN PADA TANAH GAMBUT

(Response Of Soybean On Increase Micro Element Formulation And Nitrogen At Peat Land)

Zulkifli, Sustiyah, Siti Zubaidah, Melhanah and Satrio Wibowo

Agriculture Faculty, Palangkaraya Univercity

ABSTRACT

Potency of peat land as marginally land not yet to manage and used for agricultural land. Limited used of peat land because of limited factor on plant growth e.i: acidity land, KTK is very hight and KB is very low. There is some ameliorant used to solve this problem, but the efectivity will be increase if combained with micro and macro element. The researd to 1) know formulation effect four micro element (Fe, Zn, Mn and Cu) and Nitrogen on peat land to increase soybean yield. 2). Get four micro element formulation ( Fe, Zn, Mn and Cu) and Nitrogen wicht optimally yield.

The result shown that 1). Ameliorant on peat land with some dose level of four micro element as Fe, Zn, Mn and Cu in formulation with Nitrogen and based treatment (control) effective increase the khemic and fertility of peat land; 2). Response of soybean Sibayak variety same to Wilis variety for ameliorant formulation on the peat land treatment, in spite of the growth and yield of Sibayak variety is higher than Wilis variety.There is no interaction soybean variety with ameliorant formulation treatment. 3) Ameliorant formulation f8 = f0 + (40 kg Fe + 30 kg Zn + 25 kg Mn + 25 kg Cu) ha-1 + 150 kg Urea ha-1 is the best treatment, because can increase the soybean yield until 104,18%.

Keyword : Soybean, Micro Element Formulation, Nitrogen, Peat Land

ABSTRAK

Potensi lahan gambut sebagai lahan marginal belum banyak dikelola dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan gambut dikarenakan factor pembatas pertumbuhan tanaman antara lain reaksi tanah (pH) masam sampai sangat masam, Kapasitas Tukar Kation (KTK) sangat tinggi dan Kejenuhan Basa (KB) sangat rendah. Beberapa ameliorant telah digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut, namun efektivitasnya akan semakin meningkat jika dikombinasikan dengan tambahan unsure hara makro dan mikro. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji efek formulasi empat unsure hara mikro (Fe, Zn, Mn dan Cu) dan N pada tanah gambut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai; 2). Mendapatkan formulasi empat unsure hara mikro ( Fe, Zn, Mn dan Cu) dan N agar hasil tanaman optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Ameliorasi tanah gambut dengan beberapa level dosis empat unsure hara mikro ( Fe, Zn, Mn dan Cu) yang diformulasikan dengan Nitrogen dan perlakuan dasar (kontro) efektiv untuk memperbaiki sifat kimia dan kesuburan tanah gambut.2). Kedelai varietas Sibayak dan Wilis memberikan respon yang sama terhadap perlakuan formulasi ameliorant pada tanah gambut, meskipun pertumbuhan dan hasil Sibayak lebih tinggi dari Wilis. Hal ini ditunjukkan tidak adanya interaksi antara varietas kedelai dengan perlakuan formulasi ameliorant:; 3). Perlakuan formulasi amelioran f8 = f0 + (40 kg Fe + 30 kg Zn + 25 kg Mn + 25 kg Cu) ha-1 + 150 kg Urea ha-1 , merupakan perlakuan terbaik, karena dapat meningkatkan hasil kedelai tertinggi yaitu sebesar 104, 18%.

Kata Kunci : Kedelai, Formulasi Unsur Mikro, Nitrogen, Tanah Gambut


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: