JURNAL ILMIAH AGRI PEAT FAPERTA UNPAR


KONDISI AGRONOMI TANAMAN …. Mofit Saptono

KONDISI AGRONOMI TANAMAN UBIKAYU PADA SISTEM AGROFORESTRI; Hasil Tanaman Ubikayu di Bawah Pohon Umur Lima Tahun

(Agronomic Condition of Cassava in Agroforestry System;  Yield of Cassava Under Tree’s Five Years Old)

Mofit Saptono

Staf Pengajar Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya

ABSTRACT

Cassava was hoped can make adapted and to give optimum yield in agroforestry because they are of C3 photosynthesis type.  The aims of this research to measure  yield of cassava in agrogroforestry system. The factorial completely randomized block design with four replications was applied on this research. First factor was tree’s species in agroforestry system i.e  mahagony, paraserianthes, rubber and oil palm five years old. Second factor is zona in agroforestry system i.e, zone 1, zone 2 and zone 3. The result showed that cassava in agroforestry system has limited growth.  Under tree’s, cassava can not to give optimal yield. In agroforestry system, yield of cassava 77% lower than monoculture (26,9 Mg ha-1).  The lower yield of cassava in agroforestry is 2,3 Mg  ha-1 (under paraserianthes tree’s).

Key words : tree, yield, cassava, mahagony, paraserianthes, rubber, oil palm, agroforestry system

ABSTRAK

Tanaman ubikayu diharapkan mampu beradaptasi dan memberikan hasil yang optimal pada pola tanam agroforestri karena tergolong tanaman tipe fotosintesa C3.  Penelitian ini bertujuan mengukur hasil tanaman ubikayu pada sistem agroforestri. Percobaan disusun berdasarkan rancangan acak kelompok faktorial dengan empat ulangan. Faktor pertama adalah sistem agroforestri, yaitu : mahoni, sengon, karet, kelapa sawit yang berumur 5 tahun.  Faktor kedua adalah zona pada sistem agroforestri, yaitu : zona 2, zona 3 dan zona 4. Hasil percobaan menunjukkan pada sistem agroforestri tanaman ubikayu mengalami hambatan pertumbuhan.  Tanaman ubikayu di bawah pohon memberikan hasil yang tidak optimal. Pada sistem agroforestri rata-rata hasil tanaman ubikayu 77% lebih rendah dibandingkan pola tanam monokultur, yang mencapai 26,9 Mg ha-1.   Hasil yang terendah adalah tanaman ubikayu di bawah pohon sengon, yaitu 2,3 Mg ha-1.

Kata kunci : pohon, hasil, ubikayu, mahoni, sengon, karet, kelapa sawit, sistem agroforestri


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: