JURNAL ILMIAH AGRI PEAT FAPERTA UNPAR


KEMAMPUAN Pseudomonas KELOMPOK FLUORESCEN DARI KABUPATEN TABALONG MENEKAN PERTUMBUHAN Ralstonia solanacearum SECARA In Vitro == Elly Liestiany, Edwin Noor Fikri dan Endang Susilowati DH
16 Februari 2013, 1:58 pm
Filed under: Penelitian

KEMAMPUAN Pseudomonas KELOMPOK FLUORESCEN DARI  KABUPATEN TABALONG MENEKAN PERTUMBUHAN Ralstonia solanacearum  SECARA In Vitro

(The ability of Pseudomonas fluorescens Group of Tabalong Regency In inhibiting the growth of Ralstonia solanacearum in vitro)

 

Elly Liestiany1, Edwin Noor Fikri1 dan Endang Susilowati D. H2

1 Staf Pengajar Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Unlam

2 Alumnus Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Unlam

ABSTRACT

This research was aimed to get Pseudomonas isolate of Fluorescens group which has antagonistic characteristic specipically derived from Tabalong Regency,  in inhibiting the growth of Ralstonia solanacearum in vitro.  R. solanacearum was isolated from wilt – symptomed banana tree taken from the farmers garden in Murung Pudak Subdistrict, wheareas Pseudomonas of Fluorescens group was isolated from Tanta Subdistrict, Murung Pudak and Tanjung Subdistrict, Tabalong Regency.  The bacteria isolates obtained were then determined by using phenotiphic characteristic test.  The observation was done within 24 hours after inoculation by measuring the inhibition zone formed using pecaliper.  The in vitro antagonistic test result showed that three isolates of Pseudomonas of Fluorescens group, i.e ; isolate Pf1 MP from Murung Pudak Subdistrict, isolate Pf2 TT from Tanta Subdistrict and isolate Pf3 TJG from Tanjung Subdistrict could inhibit the growth of        R. solanacearum.

 

Key Words  :   Bacterial wilt, Pseudomonas fluorescens, Ralstonia solanacearum.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat Pseudomonas kelompok Fluorescens yang bersifat antagonisme spesifik lokasi dari Kabupaten Tabalong untuk menekan pertumbuhan Ralstonia solanacearum secara in vitro.  R. solanacearum diisolasi dari tanaman pisang bergejala layu yang diambil di kebun petani di Kecamatan Murung Pudak sedangkan Pseudomonas kelompok Fluorescens diisolasi dari Kecamatan Tanta, Murung Pudak dan Tanjung dari Kabupaten Tabalong.  Isolat-isolat bakteri yang diperoleh dideterminasi dengan melakukan pengujian sifat-sifat fenotip.  Pengamatan dilakukan      24 jam setelah inokulasi dengan mengukur diameter zona penghambatan yang terbentuk menggunakan jangka sorong.  Hasil uji antagonisme in vitro menunjukkan bahwa ketiga isolat Pseudomonas kelompok fluorescens yaitu isolat Pf1 MP dari Kecamatan Murung Pudak, isolat Pf2 TT dari Kecamatan Tanta dan isolat Pf3 TJG dari Kecamatan Tanjung mampu menekan pertumbuhan R. solanacearum.

Kata Kunci :  Layu bakteri, Pseudomonas fluorescens, Ralstonia solanacearum.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: