JURNAL ILMIAH AGRI PEAT FAPERTA UNPAR


Rumbang, Nyahu dkk — HUBUNGAN TINGGI PERMUKAAN AIR DENGAN
27 Agustus 2010, 3:23 am
Filed under: Penelitian

HUBUNGAN TINGGI PERMUKAAN AIR DENGAN EMISI  KARBON DIOKSIDA (CO2) YANG DILEPAS OLEH LAHAN GAMBUT KALIMANTAN PADA TIPE PENGGUNAAN LAHAN YANG BERBEDA

(The Relationship of  Water Table  with Carbon Dioxide (CO2) Emission Released by Peatland in Kalimantan Under Different Land Use Types)

Nyahu Rumbang 1, Bostang Radjagukguk 2 dan Djoko Prajitno 2

1 Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya

e-mail: nyahurumbang@yahoo.com

2 Fakultas Pertanian Universitas  Gadjah Mada, Yogyakarta

e-mail: bradja@ugm.ac.id

ABSTRACT

The study conducted in the peatland of Central Kalimantan and West Kalimantan was taken as representing  tropical peatland  with several different types of land use. The measurement of CO2 emission and peat sampling were conducted in three periods of time: February 2005, March 2006 and March 2007. The study sites in Central Kalimantan numbered four types land use: Chinesse cabbage (1-5 years develop), Corn (1-5 years develop), Chinesse cabbage (6-10 years develop) and Corn (6-10 years develop);  whereas the  study sites in West Kalimantan numbered four types land use: Aloe vera, Oil palm, Rubber and Corn. Carbon dioxide emission were measured with a portable infrared gas analyser (PP System, EGM-4). The research result shows the average of CO2 emission released in the peat land in West Kalimantan  ranged from 0.35 to 1.19 g CO2.m-2.h-1, whereas CO2 emission from the peatland in Central  Kalimantan ranged from 0.35 to 0.67 g CO2.m-2.h-1. The amount of CO2 released is influenced by water level from the peat surface, pH of peatland and duration of peatland clearing period for agriculture.  The lower the water level from the surface of peat land soil the higher CO2 emission from the soil. The more pH of peatland in different depths followed by the increasing amount of CO2 emission released. The longer the peatland is cleared, the more the CO2 emission. In order to reduce the amount of CO2 emission released by the peat soil the ground water level of the peatland utilized for cropping need managed accordingly.

Keys word:  CO2 emission, water table, peatlands

ABSTRAK

Penelitian ini meliputi lahan gambut Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat untuk mewakili gambut tropik dengan  beberapa tipe penggunaan lahan yang berbeda. Pengukuran emisi CO2 dan pengambilan contoh gambut dilakukan dalam 3 periode  yaitu Februari 2005, Maret 2006 dan Maret 2007.  Penelitian di Kalimantan Tengah dilakukan di Kalampangan dengan 4 tipe penggunaan lahan yaitu sawi (1-5 tahun), jagung (1-5 tahun), sawi (6-10 tahun) dan jagung (6-10 tahun). Di Kalimantan Barat, penelitian pada 4 tipe penggunaan lahan yaitu lidah buaya, kelapa sawit, karet dan jagung. Pengukuran  emisi CO2 dengan menggunakan  analisis gas infrared (PP system, model EGM-4). Rata-rata emisi CO2 yang dilepas oleh lahan gambut Kalimantan Barat  berkisar  antara 0.35 – 1.19 g CO2/m2/jam, rata-rata emisi CO2 yang dilepas oleh lahan gambut Kalimantan Tengah berkisar antara 0.35 – 0.67 g CO2/m2/jam. Besarnya emisi CO2 yang dilepas dipengaruhi oleh  tinggi permukaan air tanah,  durasi lahan dibuka dan pH tanah.  Semakin rendah permukaan air dari permukaan tanah, semakin besar jumlah emisi CO2 yang dilepas. Semakin tinggi pH tanah pada beberapa kedalaman diikuti dengan meningkatnya jumlah emisi CO2 yang dilepas oleh lahan gambut. Semakin lama durasi lahan gambut dibuka semakin besar jumlah emisi CO2 yang dilepas. Untuk mengurangi besarnya emisi CO2 maka pengelolaan tinggi permukaan air  sangat diperlukan.

Kata kunci:  emisi CO2, tinggi permukaan air, lahan gambut


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: