JURNAL ILMIAH AGRI PEAT FAPERTA UNPAR


Widyawati, W; Kajian Pengembangan Varietas
5 September 2008, 1:36 am
Filed under: Penelitian

KAJIAN PERKEMBANGAN VARIETAS UNGGUL DAN PERBENIHAN KEDELAI (Glycine max (L) Merrill)

(Studies on Development of Improved Variety and Seed System of Soybean).

WAHYU WIDYAWATI

Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya

ABSTRACT

Harvested soybean area nationaly in the last decade tends to decline. Such condition should be seriously taken into consideration. In this study we evaluated aspects the development of soybean improved varieties and its economic value. In this study we used supporting data were gathered by planting seven (7) varieties of soybean. The study revealed that some characteristics of soybean improved varieties have achieved well improvement of to now, i.e. relatively moderate harvest time, bigger seed size, better yield potential and relatively good in pest and diseases resistence. Wilis variety, based on the economic value, could be regarded as the most commercial variety due to its wide distribution and its continuous planting periodes from year to year. This variety has been grown in more than 20 provinces, with the planting area more than 25.000 ha. In addition, Anjasmoro and Mahameru as new varieties have good potensial to develop because both varieties has been grown in area more than 1.000 ha and distributed in 5 provinces.

Key word : Soybean, varieties, commercialitation, seed

ABSTRAK

Luas panen kedelai nasional dalam dekade terakhir cenderung menurun. Hal ini memerlukan perhatian dan pengkajian untuk mencari solusi dari permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan varietas unggul kedelai dan komersialisasi benihnya. Penelitian ini menggunakan data pendukung dengan melakukan penanaman 7 varietas kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa karakteristik dari varietas kedelai mengalami perkembangan yang lebih baik, yaitu memiliki umur relatif sedang, ukuran biji besar, potensi hasil tinggi dan ketahanan hama penyakit relatif baik. Varietas Wilis dapat digolongkan sebagai varietas yang paling komersial karena penyebarannya lebih di 20 propinsi, luas pertanamannya lebih dari 25.000 ha dan lama penggunaannya, selalu ada ditanam dari tahun ke tahun. Anjasmoro dan Mahameru merupakan varietas-varietas baru yang potensial berkembang. Saat ini telah ditanam lebih dari 1000 ha dan menyebar di 5 propinsi.

Kata Kunci : Kedelai, Varietas, Penyebaran, benih.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: